Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Ajinatha

Kaum Proletar buruh para Kapitalis yang kebetulan saja hobby menulis..

Ancaman terhadap Keamanan Masyarakat

OPINI | 25 September 2010 | 16:57 Dibaca: 471   Komentar: 0   0

Adakah ini yang dikatakan Teror…lantas Teror terhadap siapa ? Maraknya Perampokan, Penculikan Anak-anak, Penyerangan oleh orang-orang bersenjata dan lain sebagainya merupakan indikasi bahwa Pemerintah tidak mampu menjamin/memberikan keamanan dan kenyaman pada masyarakat, lantas siapa yang paling bertanggung jawab terhadap semua ini, kita punya Menkopolhukam yang bertanggung jawab terhadap Politik, hukum dan Keamanan…Jabatan ini bukanlah sekedar jabatan Politis tanpa tanggung jawab, apa yang salah dengan sistem yang ada sehingga aparat keamanan seperti tidak mampu mendeteksi gejala awal dari semua peristiwa tersebut diatas ? Adakah Menkopolhukam ditegor Presiden atas situasi keamanan yang tidak Kondusif ini ?
Tidaklah setiap aksi teror itu tanpa maksud, namun sejauh mana aparat intelinjen negara menyelidiki motif dibalik semua peristiwa tersebut diatas, dampak dari lemahnya sistem keamanan terhadap masyarakat adalah hilangnya rasa nyaman masyrakat dalam kehidupan sehari-hari, padahal hak masyarakat untuk mendapat keamanan itu di lindungi dan dijamin Undang-Undang. Modus teror yang terjadi saat ini seakan mengembalikan ingatan kita pada kondisi pada masa G 30 S PKI dan pada masa Orde Baru, sehingga kita hanya bisa menebak sebagai motif pengalihan isue, kadang kala pendapat ini ada benarnya…ada juga yang berpendapat semua kejadian diatas sarat muatan politik, dengan mengancam stabilitas keamanan dengan tujuan mengancam stabilitas politik dan itu artinya mengancam Pemerintahan yang berkuasa, pendapat ini juga ada benarnya.
Kalau Pemerintah bisa mengatasi dan menjaga stabilitas keamanan itu artinya teror semacam itu betul merupakan ancaman dari ekternal Pemerintah, tapi jika Pemerintah tidak berusaha untuk mengatasi..bisa-bisa teror semacam itu merupakan dari internal Pemerintah yang diciptakan hanya untuk mengalihkan isue-isue besar yang sedang mencuat, sebagai masyarakat kita harus jeli melihat setiap peristiwa ini, tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan apapun agar tidak larut dalam arus yang ada dan tidak terganggu dengan isue tersebut. Banyak pengalaman yang mengajarkan seringkali kepentingan politik kelompok tertentu mengorbankan rakyat yang tidak mengerti politik, karena politik memang tidak memikirkan kepentingan rakyat, dalam politik yang ada hanya kepentingan kelompok dan partai.
Seharusnya Pemerintahan SBY tidak membiarkan gerakan-gerakan pengacau keamanan seperti itu, apapun bentuk teror terhadap keamanan masyarakat tersebut akan sangat berdampak buruk pada Citra Pemerintahan SBY, apakah harus menunggu kejadian yang lebih besar dan korban yang lebih banyak lagi baru Pemerintah serius menangani gangguan keamanan ini ?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 8 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 12 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 14 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kompasianer Dian Kelana Nulis Novel …

Thamrin Sonata | 9 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Tim Jokowi-JK Masih Bersihkan Mesin Berkarat …

Eddy Mesakh | 10 jam lalu

Bahaya… Beri Gaji Tanpa Kecerdasan …

Andreas Hartono | 10 jam lalu

Semua Anak Kreatif? …

Khoeri Abdul Muid | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: