Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Day Firman

Abi's of shareefa & shameera, social entrepreneur, environmentalist. Follow Twitter @dayfirman or Facebook "Hidayat Firmansyah"

Prajurit TNI Makin Paham HAM

OPINI | 12 April 2011 | 04:30 Dibaca: 202   Komentar: 2   0

Hampir 13 tahun gerakan Reformasi di Tanah Air, salah satu agenda yang dapat dinilai sukses adalah reformasi di tubuh tentara. Reformasi ini menghendaki terjadinya perubahan paradigma militer yang kuat patronismenya menjadi kuat profesionalismenya.

Reformasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia bukan hanya soal mundurnya tentara dari panggung politik, akan tetapi juga dijadikannya nilai-nilai Hak Asasi Manusia sebagai nilau fundamental dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab prajurit.

Tentara tidak boleh lagi digunakan sebagai alat represi bagi pelanggengan kekuasaan politik yang pada ujungnya menegasikan rakyat dan menginjak-injak HAM.

Untungnya, para pimpinan puncak di tubuh TNI saat ini, adalah para perwira yang dididik dalam alam demokrasi. Mereka memahami betul apa yang dibutuhkan bagi TNI untuk berubah dan mereformasi diri. Meski reformasi yang ditempuh memakan waktu yang tidak sebentar dan proses yang terus menerus.

Baru-baru ini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mengeluarkan sebuah laporan bahwa TNI telah melakukan sejumlah kebijakan untuk meningkatkan pemahaman para prajuritnya tentang HAM. Hal ini ditunjukan dengan menurunnya angka pengaduan masyarakat terhadap TNI, yakni dari sekitar 6.000 pengaduan yang masuk, TNI berada pada posisi ke-8 dengan 223 kasus, jauh di bawah Polisi yakni 1.369 kasus. (Kompas, 12/4/2011)

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, dalam sebuah kesempatan menyatakan TNI terus memantapkan pemahaman tentang HAM kepada seluruh prajurit di setiap unit satuan untuk mengurangi risiko terjadinya pelanggaran HAM sewaktu melaksanakan tugas di lapangan. (Antara, 20/1/2011)

Pemahaman terhadap HAM dilakukan melaui perubahan pada kurikulum pendidikan militer. Dalam kurikulum tersebut diajarkan mengenai nilai-nilai universal HAM dan penghormatan terhadap nilai-nilai tersebut.

Peningkatan pemahaman ini berdampak positif pada perbaikan citra TNI di masyarakat. TNI akan menjadi tentara yang dicintai rakyatnya. Peningkatan pemahaman tentang HAM ini harus pula dibarengi dengan peningkatan profesionalisme dengan jalan melakukan reformasi birokrasi, peningkatan penilaian laporan keuangan yang menunjukan transparansi, dan program lainnya.

Khusus untuk pemahaman HAM yang diajarkan di akademi militer dan berbagai lembaga pendidikan militer, agar dilakukan perbaikan kurikulum agar up to date dan penambahan jam belajar.

Pada akhirnya, perbaikan yang dilakukan di tubuh tentara, diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas. Keberadaan tentara di tengah-tengah rakyat menjadi dirindukan dan dinantikan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompetisi Tiga Ruang di Pantai-Pantai Bantul …

Ratih Purnamasari | | 18 September 2014 | 13:25

Angkot Plat Kuning dan Plat Hitam Mobil …

Akbarmuhibar | | 18 September 2014 | 19:26

Koperasi Modal PNPM Bangkrut, Salah Siapa? …

Muhammad | | 18 September 2014 | 16:09

Tips Hemat Cermat selama Tinggal di Makkah …

Sayeed Kalba Kaif | | 18 September 2014 | 16:10

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Jokowi Seorang “Koki” Handal …

Sjahrir Hannanu | 11 jam lalu

Indra Sjafri Masih Main-main dengan …

Mafruhin | 12 jam lalu

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 15 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 16 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Ditemukan: Pusat Tidur Dalam …

Andreas Prasadja | 11 jam lalu

Museum Louvre untuk First-Timers …

Putri Ariza | 11 jam lalu

Cinta dalam Botol …

Gunawan Wibisono | 11 jam lalu

Wisata Bahari dengan Hotel Terapung …

Akhmad Sujadi | 11 jam lalu

Jurus Jitu Agar Tidak Terjadi Migrasi dari …

Thamrin Dahlan | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: