Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Mirza Gemilang

Berteman dengan pena dan kertas..

Panglima TNI: Bangun Manunggal TNI dengan Rakyat

REP | 17 August 2011 | 03:53 Dibaca: 287   Komentar: 9   0

13135530601762816079

Waaslog Panglima TNI Pimpin Upacara 17 Agustus

Hari ini, 17 Agustus, Indonesia peringati hari kemerdekaan ke-66 Republik Indonesia. Seantero negeri melakukan kegiatan yang sama, yakni upacara bendera ditengah umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa pada bulan suci ramadhan.

Tak terkecuali di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia di Cilangkap. Pagi tadi, Wakil Asisten Logistik Panglima TNI, Marsekal Pertama TNI Djeniwarman memimpin upacara bendera dalam upacara peringatan HUT ke-66 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara dilaksanakan di Lapangan Upacara Mabes TNI Cilangkap,Jakarta-Timur.

Dalam amanat yang dibacakan Waaslog, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan, sebagai kekuatan pertahanan negara yang profesional dan militant, maka jiwa, semangat,dan nilai-nilai perjuangan yang dilahirkan para Kusuma Bangsa,dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. “Itu merupakan jiwa, semangat dan nilai-nilai yang harus senantiasa tumbuh dan berkembang dalam diri setiap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI,”tegas Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono.

Panglima TNI, menyatakan, bahwa prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI harus menjadi teladan bagi lingkungannya dalam mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan itu.Sehingga menumbuhkan kembali rasa nasionalisme, militansi dan jati diri bangsa untuk berjuang bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan bekerja keras membangun negara tercinta ini.

“Kesungguhan kita membangun bangsa dan negara agar menjadi lebih baik, lebih maju dan menjadi lebih sejahtera merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kita kepada para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah mempersembahkan jiwa dan raganya kepada persada Ibu Pertiwi ini,” kata Agus Suhartono.

Tugas konstitusional untuk mempertahankan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman, merupakan tugas yang mulia dan harus didukung oleh seluruh komponen bangsa. Panglima TNI menegaskan ; “Bangun kemanunggalan TNI - Rakyat dan profesionalisme keprajuritan yang berbasis jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional yang profesional”.

Panglima TNI mengajak sesama komponen bangsa bergandeng tangan  menyingsingkan lengan baju untuk bekerja keras mengisi kemerdekaan ini dengan karya-karya pengabdian yang terbaik.

Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Minulyo Suprapto, menjelaskan, meski dalam suasana menjalankan ibadah puasa bagi yang beragama Islam, upacara peringatan HUT ke-66 Kemerdekaan RI di Mabes TNI yang bertema “Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita tingkatkan kesadaran hidup dalam kebhinekaan untuk kokohkan persatuan NKRI dan Kita sukseskan kepemimpinan Indonesia dalam forum ASEAN untuk kokohkan solidaritas ASEAN” tetap berjalan dengan tertib dan hikmad diikuti oleh segenap personel Mabes TNI, baik prajurit TNI maupun Pegawai Negeri Sipil dengan Komandan Upacara Kolonel Adm Drs. H. Sugiarto, M.M. yang sehari-harinya menjabat sebagai Paban I/ Rendik Ditdik Akademi TNI.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Messenger Apps di Android yang Akan …

Kevin Anandhika Leg... | | 22 August 2014 | 20:10

Serial Animasi Lokal Mulai Muncul di …

Pandu Aji Wirawan | | 22 August 2014 | 18:29

Keputusan MK tentang Noken, Bagaimana …

Evha Uaga | | 22 August 2014 | 12:23

Berlian …

Katedrarajawen | | 22 August 2014 | 20:01

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: