Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Max Andrew Ohandi

Saya superhero kocok yang berprofesi sebagai Jurnalis Warga Facebook : Max Andrew & Newhope Twitter : selengkapnya

Apa yang Dimaksud dengan Perdagangan Anak?

OPINI | 05 July 2012 | 09:27 Dibaca: 1441   Komentar: 0   0

Perdagangan anak merupakan salah satu bentuk tindakan kejahatan yang dapat dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang atau sebuah lembaga terhadap ia belum berusai 18 tahun, maka ia adalah anak termasukyang masih di dalam kandungan. Suatu tindak kejahatan yang terdiri dari serangkaian Proses tertentu dan untuk Tujuan Tertentu.

Unsur “Proses” dapat berupa salah satu dari Perekrutan atau Pengangkakutan atau penampungan atau pengiriman,atau pemindahan atau penerimaan.

Unsur “Tujuan” adalah Eksploitasi yang dapat berupa salah satu dari pelacuran atau kerja paksa, atau Perbudakan atau kekerasan Seksual atau transplatasi organ.

Untuk dipahami bahwa dalam tindakan pidana Perdagangan orang, unsur “Persetujuan” dari korban tidak perlu diperhitungankan. khususnya bagi korban berusai anak yang belum mencapai tahap kedewasaan tertentu sehingga belum dapat sepenuhnya memberikan persetujuan.

artinya, meskipun korban setuju untuk diajak bekerja di luar kota, misalnya, pelaku perdagangan orang/anak tetap telah melakukan kejahatan dan tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya !

Tetapi, terkadang kita sering sulit membedakan apakah ini perdagangan anak atau bukan, salah satu ada berapa kasus-kasus yang ditemukan team Rescue Street Chlidren Network. marilah bersama-sama kita bedah kasus demi kasus. sehingga ini perdagangan anak atau bukan :D

  • Saya titipkan anak saya
Sebut saja namanya ibu waras. ibu ini terpaksa memberikan bayinya yang masing merah dan mungil untuk di rawat orang lain. karena hutang budi menolong dia biaya persalinan. disamping itu, ibu ini tidak sanggup merawat satu anak lagi yang bertambah dalam keluarga mereka yang sudah berjumlah 7 orang. ( orang tua+ 5 anak ). Malah juga kata ibu Waras lumayan dapat uang tambahan sekitar Rp3.000.000,- sebagai alasan dana untuk bantu modal usaha supaya kehidupan saya dan keluarga dapat lebih baik.:(

Hmm, apakah contoh kasus di atas termasuk perdagangan anak ? bagaimana menurut teman-teman ?

  • kisah Faisal
Faisal adalah seorang anak anak Yatim Piatu yang berusai 12 Tahun. karena tidak punya rumah dan orang tua lagi, maka dia tinggal menumpang bersama paman dan bibinya di sebuah wilayah pemukinan yang kumuh. Karena merasa tidak enak hanya hidup menumpang, amat kemudian menawarkan diri menjadi penjual rokok asong kepada paman dan bibinya itu. Ternyata paman dan bibi memang mencari tenaga-tenga asongan untuknya, dengan imbalan upah jasa. Faisal kemudian dijadikan pedagang asongan oleh bandar tersebut, faisal diwajibkan menyetor sejumlah komisi dari hasil keuntungan berjualan rokoknya. jam 7 pagi hingga 8 malam. Itupun, hasilnya yang didapat bersih oleh Faisal hanya bisa dipakainya makan kali sehari dan jajan seadanya.

Dari kisah tersebut, apa yang dialami Faisal sudah dapat disebut perdagangan anak dan dikategorikan tindakan pidana perdagangan anak ?

  • Pembantu Rumah Tangga (PRT)
Kamu kerja di rumah Pak Budi di Jakarta, nduk ? kamu di sana bisa belajar sambil bekerja di rumahnya. “baik Emak,” jawab gadis remaja yang sebut saja namanya siti. setelah lulus SD langsung ke kerja sebagai PRT (Pembantu Rumah Tangga). “Terima kasih pak Budi, titip siti yah ? ” lalu jawaban pak budi, ” baiklah bu, ini ngomong-ngomong gaji siti selama 3 bulan kedepan.Sesampai di jakarta, siti banyak curhat bahwa pak Budi dan keluarga selalu bilang ” Kerja yang bener.”

hmm, mungkin teman-teman sering melihat ataupun memakai jasa Pembantu Rumah Tangga yang berusai remaja, apakah ini juga termasuk perdagangan anak ?

  • Berjualan kue
Adi, anak berusai sekarang 15 tahun. Dia sudah terbiasa membantu bibinya yang single parents. musti bangun pagi jam 3 subuh membantu ibunya membuat kue dan jam 6 pagi membawa kue tersebut ke sekolah dengan beban tas yang sudah berat buku-buku ditambah lagi dengan kue-kue yang beraneka macam-macam. lalu setelah pulang sekolah sebentar. Dia Sudah harus ke pasar sore di sana menjaga dagang kopi ibunya sampai jam 12 malam sambil membawa mengerjakan PR disana. orang Tua terpaksa memberikan anak kepada bibinya yang tidak punya anak, karena orang tua berharap dengan adi di kota dapat hidup lebih baik daripada di kampung ini !

bagaimana menurut teman-teman, apakah ini termasuk perdagangan anak ?

Dari keempat kisah tersebut, menurutku secara pribadi ada 3 termasuk perdagangan anak sedangkan 1 kasus menurutku itu contoh model anak mandiri dan langkah bijaksana seorang keluarga. Tetapi itu menurutku lho. jawaban mungkin teman-teman bisa 4 kasus tersebut, atau tidak sama sekali. karena di sini tidak penting jawaban benar atau salah, namanya juga berdiskusi dan belajar bersama-sama. bukan begitu kawan ? tolong berikan tanggapan dan commnent yah ? karena saya pribadi juga sedang terus mencari jawabannya :D

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelajaran Akan Filosofi Hidup dari Pendakian …

Erik Febrian | | 18 April 2014 | 10:18

Memahami Penolakan Mahasiswa ITB atas …

Zulfikar Akbar | | 18 April 2014 | 06:43

Kalau Sudah Gini, Baru Mau Koalisi; …

Ali Mustahib Elyas | | 18 April 2014 | 11:32

Untuk Capres-Cawapres …

Adhye Panritalopi | | 18 April 2014 | 16:47

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Bila Anak Dilecehkan, Cari Keadilan, …

Ifani | 9 jam lalu

Semen Padang Mengindikasikan Kemunduran ISL …

Binball Senior | 10 jam lalu

Senjakala Operator CDMA? …

Topik Irawan | 11 jam lalu

Tips Dari Bule Untuk Dapat Pacar Bule …

Cdt888 | 12 jam lalu

Seorang Ibu Memaafkan Pembunuh Putranya! …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: