Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Malik Bewok

http://malikbewok.wordpress.com/

TNI Siap Tangani Tawuran Pelajar

REP | 28 September 2012 | 18:30 Dibaca: 289   Komentar: 4   1

Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga keutuhan NKRI diimplementasikan dengan turut menangani kenakalan pelajar. Aksi tawuran sesama pelajar yang sudah meresahkan, menyebabkan TNI tidak bisa hanya menyaksikannya di televisi.

Untuk itu, TNI siap turun tangan untuk ikut mengatasi fenomena semakin maraknya tawuran antarpelajar di Ibu Kota. Sikap TNI didasari atas keprihatinan mereka melihat aksi kekerasan para siswa yang telah menelan banyak korban jiwa.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Erwin Hudawi Lubis menegaskan kesiapan TNI membantu polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta. Pangdam mengaku prihatin, mengapa anak-anak sekolah kita bisa tawuran seperti itu sampai ada yang meninggal. Oleh sebab itu, Mayjen Erwin Hudawi Lubis ingin semua pihak terkait harus mengambil langkah penyelesaian.

Hudawi mengaku sebenarnya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencegah tawuran antarpelajar. Jajarannya di kodim, terus berkomunikasi dengan Pemerintah DKI agar sekolah-sekolah bisa membina murid-muridnya dan terhindar dari t i n d a k a n tawuran.

Selain itu, Kodam Jaya juga siap memberikan latihan kedisiplinan ke sekolah-sekolah agar siswa memiliki mental yang baik sebagai pemuda Indonesia yang berintegritas. Saat ini, misalnya, di Rindam Jaya ada beberapa yayasan anak sekolah yang melakukan latihanlatihan kedisiplinan untuk membangun mental yang baik bagi siswa-siswanya. (*)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manado Menuju Kota Cerdas Lingkungan Hidup …

Johanis Malingkas | | 27 April 2015 | 14:53

Lagi, Aktor “The Raid” Go …

Dody Kasman | | 27 April 2015 | 15:09

Mari Lestarikan Air Bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03

Pemindahan Ibukota Jakarta : Belajar dari …

Hardian Relly | | 27 April 2015 | 11:00

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 5 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32


TRENDING ARTICLES

Anggun Minta Pembatalan Eksekusi Mati, Siapa …

Lilik Agus Purwanto | 7 jam lalu

X Factor Indonesia dan Runtuhnya Sebuah …

Andi Kurniawan | 9 jam lalu

Politik Luar Negeri Presiden Jokowi Menggila …

Imam Kodri | 12 jam lalu

Harga Rakyat Indonesia Lebih Rendah dari …

Susy Haryawan | 12 jam lalu

Sekarang Saja, 50 Orang Mati Tiap Hari, …

Mike Reyssent | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: