Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Agus Sutondo

Aku Tetap Sayang dan Cinta Indonesia

Malaysia Takut Serangan Dari Utara

OPINI | 13 December 2012 | 02:46 Dibaca: 11558   Komentar: 0   0

Pemimpin dan rakyat Malaysia sangat menyakini adanya mitos tentang musuh dari utara yakni Indonesia padahal Indonesia itu adanya di selatan, Itulah bodohnya Malaysia yang tidak bisa membedakan Utara dan Selatan. Kekhawatiran Malaysia ini bukan tanpa alasan, bagaimana Malaysia pernah punya pengalaman buruk ketika digertak oleh Soekarno dengan semboyan “GANYANG MALAYSIA”. Hingga mitos akan adanya serangan dari Utara (selatan) sungguh akan menjadi ancaman nyata bagi Malaysia di masa depan.

Ketakutan Negara tersebut memang cukup beralasan, terutama setelah Indonesia mampu meluncurkan roket ciptaan terbarunya yang diberi nama Roket RX520. ketakutan Negara tetangga tersebut terlihat ketika tiga tahun yang lalu setelah LAPAN sukses mengembangkan Roket RX420 dan melakukan uji coba peluncuran.

Pemimpin dan Rakyat Malaysia langsung ketar-ketir, banyak cerita-cerita yang beredar di dunia maya tentang peluncuran Roket RX420, Berikut cuplikan yang penulis dapat dari salah satu web :

- Sedarlah indon goblok sekelian. Daya tujahan rx-420 hanya 9,600kg saja. Kalau dibikin rudal permukaan ke permukaan, jarak jangkauannya tak akan sampai 6,000km iaitu jarak minimum untuk dianggap sebagai teknologi hebat.

Bahkan 500 km pun roket rx-420 tak mampu capai. Hanya roket yang berkuasa tinggi saja mampu memberi keuntungan kepada pengeluarnya dengan mengambil upah melancarkan satelit. Roket berkuasa sederhana pula boleh memberi sedikit pulangan kepada syarikat pengeluar jika digunakan sebagai rudal permukaan ke permukaan untuk pihak tentera. Tapi roket indon yang kecil dan lemah ini bagaimana pula ? Tak berguna langsung. Terima sajalah hakikat yang memalukan ini.

- bagus la indon sudah berjaya membina roket sendiri. kita di malaysia harus mengambil pengajaran dan memajukan diri. Pusat pelancar roket sedang dibina di sabah bagi menjadikan malaysia pusat pelancar roket keangkasa. Kita juga sedang membina pusat penyelidikan angkasa di sabah, Meniru konsep yang telah di buat Oleh NASA dan pemerintah RUSIA. kita mendapat bantuan pakar dan teknologi dari RUSIA. Apabila siap nnt kita tidak lagi perlu ke Rusia. malah seluruh asia akan melancarkan roket nye melalui malaysia. Kan ke tu satu impak ekonomi yang bagus ?

- heheheh roket indonesial tu lbh kuran mercun thunder clax jer….nak hairan apa negara miskin macam Korea Utara pun blh buat Peluru berpandu nuklear ni kan pula INDON..gensi bia papa dan kebulur…ada roket tapi rakyatnya masih ramai jadi TKI di luar negara…budget buat roket lebih untuk rakyat….hehehe INDONESIAL GENSI LEBIH..hehehe

Lihat saja komentarnya, Nampak sekali bahwa walaupun mereka terkesan meremehkan namun sebenarnya dibalik itu ada ketakutan yang luar biasa bahwa bilamana nanti roket RX420 dikembangkan bukan tidak mustahil rudal tersebut mampu menjadi senjata yang takuti. Karena Teknologi yang di miliki LAPAN, sudah bisa di pakai untuk membuat rudal balistik jarak menengah, Indonesia memang harus mandiri. Kementerian Pertahanan harus bekerja sama dengan LAPAN membuat rudal berhulu ledak, keberhasilan Lapan menguji coba roket-roketnya membuat Indonesia semakin di takuti. Roket buatan Lapan tinggal di bekali hulu ledak di ujungnya dan menciptakan direksi untuk mengarahkan koordinat sasaran.

Setelah sukses mengembangkan Roket RX420, bukan lantas membuat LAPAN berpuas diri, LAPAN kembali mendesain Roket RX520 dengan daya jangkau bisa mencapai 200 km dan Ini lebih jauh dua kali lipat di banding Roket RX420, wah makin ketakutan saja tuh Malaysia ? Rasa kekhawatiran negara tetangga ini memang masuk akal ? karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan Satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik.

Ketika Indonesia sudah mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan damai atau keperluan lainya. maka secara otomatis bilamana di butuhkan untuk keperluan militer dengan kemampuam meluncurkan roket sejauh 190 km sampai 350 km bukan hal yang sulit bagi Indonesia untuk melakukannya, jika saja LAPAN dan Kementerian Pertahanan bersinergi membuat rudal balistik memakai RX520, bukan tidak mustahil rudal tersebut mampu menjadi senjata yang ditakuti dan senjata balistik ini akan mampu melindungi pulau-pulau di Indonesia.

Sehingga bakal sangat mengancam Negara-negara tetangga !!! misalkan kalau tempat peluncurannya di tempatkan di Batam atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran dan lari terbirit-birit karena ketakutan bakalan kena roket Indonesia dan kalau di tempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si Malaysia tak akan pernah berpikir merebut dan merampok Ambalat. Begitu juga dengan Australia, mereka pasti ada rasa ketakutan juga.

Keunggulam Roket RX520 ini memiliki spesifikasi yang lebih hebat ketimbang Roket RX420. Sehingga Roket RX520 adalah roket terbesar yang di buat oleh LAPAN, 100% adalah hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Jadi wajar saja dengan adanya Roket RX520 yang lebih canggih dari Rolet RX420 maka mitos tentang adanya musuh dari Utara yakni Indonesia itu, memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan kelak bagi Malaysia.

Melihat keberhasilan anak-anak bangsa ini, tentunya kita sangat bangga dan menjadi contoh yang baik untuk generasi muda Indonesia, bahwa ternyata masih ada anak-anak bangsa yang mampu berbuat yang terbaik bagi bangsanya daripada tingkah laku para koruptor-koruptor yang kerjanya justru menghabiskan uang rakyat tanpa ada prestasi yang di raihnya.

Berita Terkait :

Surat Presiden SBY Yang Bikin Takut Malaysia

Roket RX520 Bikin Takut Negara Tetangga

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gandari: Menyibak Karakter dan Sikap …

Olive Bendon | | 18 December 2014 | 17:44

Meteorisme, Penyakit Hitler yang …

Gustaaf Kusno | | 18 December 2014 | 12:20

Hidayat Nur Wahid Tidak Paham Hukum …

Hendra Budiman | | 18 December 2014 | 12:50

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

KOMiK Nobar Film Silat Pendekar Tongkat Emas …

Komik Community | | 17 December 2014 | 11:56



Subscribe and Follow Kompasiana: