Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Mirza Gemilang

Berteman dengan pena dan kertas..

Panglima TNI : Ancaman Asimetris, Jadi Perhatian Negara Di Kawasan

REP | 29 January 2013 | 20:25 Dibaca: 511   Komentar: 0   0

Markas Besar TNI menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2013. Rapim berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap,Jakarta-Timur. Rapim berlangsung sejak 28 Januari sampai 30 Januari. Pada hari pertama diisi dengan arahan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada peserta Rapim TNI dan Rapim Polri, Gubernur, Bupati, dan Walikota di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta-Pusat.

Menurut Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Minulyo Suprapto, Rapim TNI ini merupakan sarana komunikasi, bertukar informasi para pimpinan TNI agar dicapai satu kesatuan, tindakan serta evaluasi program kerja dan kinerja organisasi TNI.Rapim ini juga diarahkan untuk membangun kesatuan persepsi para pimpinan TNI.Sehingga pelaksanaan tugas TNI tahun 2013 dapat berjalan sesuai arah kebijakan pimpinan dana dapat mencapai hasil yang optimal.

Rapim TNI diikuti oleh 165 peserta. Mereka terdiri dari Panglima TNI, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), 47 pejabat TNI AD, 35 pejabat TNI AL, 22 pejabat TNI AU dan sepuluh peninjau.

Pada Rapim kali ini, digelar static show alat peralatan pertahanan (Alpalhan) buatan dalam negeri di lapangan apel Gedung B III, Mabes TNI, Cilangkap. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai memberikan pembekalan kepada peserta Rapim, sempat melakukan peninjauan Alpalhan ke beberapa stand seperti PT Pindad, PT PAL, Lapan, PT LEN, PT Dok Kodja Bahari, PT Palindo Marine, Dislitbang TNI AL, Balitbang Kemhan, Dislitbang TNI AD dan perusahaan yang memproduksi alutsista lainnya.Pada pameran alutsista ini sedikitnya terdapat 38 perusahaan ikut terlibat.

Pada hari ketiga besok, Rabu, 30 Januari, di Mabes TNI Cilangkap, Rapim akan ditutup oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono sekitar pukul 17.00 WIB. Acara akan Rapim diisi dengan paparan evaluasi pembinaan kekuatan dan kemampuan TNI AD 2012 oleh Kasad, paparan evaluasi pembinaan kekuatan dan kemampuan TNI AL 2012 oleh Kasal, paparan evaluasi oleh Kasal, dan paparan evaluasi pembinaan kekuatan TNI AU 2012 oleh Kasau. Selain itu, Asintel Panglima TNI akan memaparkan perkiraan intelijen tahun 2013.

Panglima TNI mengatakan, mulai hari ini dan kedepan, tampaknya TNI harus berusaha menajamkan cara pandang untuk secara intens melihat keluar, guna melindungi kedalam dan tidak dogmatis, namun tetap pada koridor hukum, dalam cara berpikir serta merumuskan strategi militer pada pelaksanaan tugas pokok TNI.Karena perkembangan isu politik dan keamanan kawasan yang terus bergerak secara dinamis dan berpengaruh langsung terhadap situasi dalam negeri.

Kondisi lingkungan strategis kawasan saat ini penuh dengan ancaman dan tantangan. Bentuk ancaman dan tantangannya pun beragam yang secara garis besar dapat dikelompokkan dalam rupa simetris dan simetris. Ancaman dan tantangan simetris secara umum dapat berasal dari actor negara, sedangkan asimetris bisa muncul dari actor non negara.

Ancaman dan tantangan simetris muncul dari kasus seperti sengketa perbatasan antar negara yang belum terselesaikan, perlombaan senjata dan masalah kebebasan penggunaan laut. Sedangkan ancaman dan tantangan asimetris secara umum muncul berupa perompakan, pembajakan, terorisme, proliferasi senjata pemusnah missal dan pencurian sumber daya alam. Sehingga tidak mengherankan apabila kemudian lahir beberapa inisiatif, seperti regional maritime security initiative (RMSI), proliferan security initiative (PSI), dan insiatif-inisatif lainnya.

Ancaman dan tantangan asimetris tersebut, kini telah menjadi perhatian semua negara dikawasan. “Karena dipandang dapat mengancam stabilitas kawasan,” ujar Panglima TNI.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 12 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 13 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 14 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Kejujuran …

Rahmat Mahmudi | 8 jam lalu

Berupaya Mencapai Target Angka 7,12% …

Kun Prastowo | 8 jam lalu

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | 8 jam lalu

Jazz Atas Awan, Mendengar Musik Menikmati …

Pradhany Widityan | 8 jam lalu

Indahnya Kebersamaan di Ultah Freebikers …

Widodo Harsono | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: