Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Ronal

僕はインドネシア西スマトラのローナルと申します。どうぞ宜しくお願い致します。僕は、普通な人ですが、特技の著者ではありません。心より自分の頭を考え出して、コンパーシアナの記事は、 十個の指でパソコンを打つします。それでは、チャレンジになりたいので、特にコンパーシアナで記事を送って頑張ります。送った記事を面白になりますように。 Orang Sumatra yang pernah berdiam di negara Sakura, Sebagai orang awam biasa, yang bukan seorang selengkapnya

Penambangan Emas Ilegal, Makin Membuat Resah Masyarakat Kab.Solok Selatan

REP | 15 March 2013 | 22:40 Dibaca: 506   Komentar: 0   0

Masyarakat Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat, sangat resah dan khawatir terhadap kerusakan lingkungan alam sekitar daerahnya, disepanjang aliran sungai batang hari. Kerusakan alam tersebut dilakukan oleh oknum-oknum tertentu untuk penambangan atau pengerukan emas, dengan memakai alat berat exapator di sepanjang aliran sungai Batang hari. Oleh sebab itu, masyarakat Kabupaten Solok Selatan ingin bertindak dan mewaspadai bencana alam yang akan bisa terjadi dalam waktu singkat.

Bila tidak di cegah secepatnya oleh pemerintah daerah dan pusat, akan mengakibatkan bencana alam, terhadap kehidupan masyarakat di sekitar aliran sepanjang sungai batang hari tersebut . Kerusakan aliran sungai batang hari, bisa membuat luapan air nya menjadikan banjir bandang, di kala pemusiman hujan .

Terjadinya bencana ini, sudah pasti akan merenggut korban jiwa yang banyak, memporak-porandakan lingkungan dan kerugian harta kekayaan , serta menghancurkan kehidupan masyarakat sekitarnya, yang berada di sepanjang aliran sungai batang hari tersebut.

Bencana alam ini sudah jelas pasti disebabkan oleh ulah manusia – manusia yang tak bertanggung jawab dan rakus, yang tidak memikirkan sama sekali keselamatan jiwa kehidupan masyarakat sekitarnya . Hanya untuk kepentingan kekayaan dan kepuasan pribadi, berupa penambangan emas secara ilegal dilakukan setiap harinya, di sepanjang aliran sungai batang hari yang melewati daerah Kabupaten Solok Selatan.

Penambangan emas ilegal dengan cara pengerukan sungai, memakai alat berat exapator di sepanjang aliran sungai Batang hari, di daerah Kabupaten Solok Selatan. Membuat kondisi sepanjang aliran sungai tersebut memprihatinkan dan juga berkondisi sangat parah.

Hal ini di sebabkan oleh oknum-oknum tertentu dari lingkungan aparat dan jajaran pemerintahan yang berkepentingan , yang berada di belakangnya sebagai penggerak penambangan emas memakai alat berat exapator , untuk melakukan penambangan emas secara ilegal dan liar setiap harinya, tanpa menghiraukan peringatan dari pemerintahan daerah setempat.

Kejadian ini, telah di tinjau lansung kelapangan oleh IRMAN GUSMAN yang sebagai Senator dan Ketua DPD RI ( Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ). IRMAN GUSMAN mengatakan hal ini bila “ tidak bisa terselesaikan di tingkat daerah akan di bawa ke tingkat nasioanal “. Katanya, disaat berkunjung lansung ke Kab.Solok Selatan beberapa hari yang lalu, sebagai kunjungan kerjanya.

Sungai batang hari adalah sungai yang terbesar di kepulauan Sumatera, yang melewati tiga daerah provinsi yaitu : Sumatera Barat, Jambi dan Riau. Panjang sungai tersebut 775 km, 116 anak sungai dan 68 induk sungai.

Terparah sekali kondisi aliran sungainya adalah Sungai batang hari tersebut. Pengerukan sungai dengan mengunakan alat exapator dan memakai kapal –kapal bermesin dompeng, mengakibatkan tumbukan hasil penyaringan pengerukan aliran sungai menumpuk di tengah sungai. Dan juga membentuk delta-delta kemudian terjadi penyempitan aliran sepanjang sungai. Penyempitan aliran sungai yang telah dangkal, di akibatkan dari hasil tumpukan penyaringan pengerukan sungai tersebut, bisa juga fatal mengakibatkan banjir di bagian daerah hulu sungai .

Jadi peranan pemerintah daerah yang terpenting adalah: Mengutamakan pengawasan lapangan dan meninjau dari izin usaha penambangan dari pihak-pihak yang jelas. Apakah izin ekplorasi nya sudah ada atau belum ? Meninjau kembali apakah sudah ada peta penyebaran emas murni didalam batuan yang mengendap dan tercampur dengan kerikil, pasir didasar sungai batang hari tersebut ? Meninjau untuk mengetahui pengukuran banyak nya emas sekunder yang terkandung didasar sungai batang hari tersebut?

Berharap pemerintahan daerah, harus tegas mengawasi penambang emas liar tersebut, demi untuk keselamatan lingkungan alam di dearah kabupaten Solok Selatan . Supaya tidak terjadi bencana alam yang akan pasti melanda masyarakat sekitarnya.

Sumber Berita : Berita Minang TVRI (15-03-2013). Berita dari media massa dan elektronik lainnya.

Berita Lainnya:

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Galah Asin/Gobak Sodor, Permainan Anak-anak …

Bowo Bagus | | 15 September 2014 | 14:47

Punya Masalah Layanan BPJS hingga Keuangan? …

Ilyani Sudardjat | | 15 September 2014 | 11:44

Prostitusi dan Dominasi Turis Arab di …

Sahroha Lumbanraja | | 15 September 2014 | 13:02

Siapa Peduli Kesalahan Prasasti ASEAN di …

Syaripudin Zuhri | | 15 September 2014 | 11:54

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Buat Keju Sendiri Yuk …

Fidiawati | 7 jam lalu

Jokowi dan UU Pilkada Potret Kenegarawanan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Ahok Emang Cerdas Kwadrat …

Ifani | 9 jam lalu

Memahami Cinta, Pernikahan dan Kebahagiaan …

Cahyadi Takariawan | 10 jam lalu

Koalisi Pembodohan …

Zulfikar Akbar | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengapa Saya Memilih “Bike to …

Happy Indriyono | 8 jam lalu

Festival Film Bandung, SCTV, dan Deddy …

Panjaitan Johanes | 8 jam lalu

Masyarakat Ekonomi Asean 2015 …

R_syah | 8 jam lalu

Blusukan = Berunding dan Berdamai …

Blasius Mengkaka | 8 jam lalu

Ultah Ke-30, Pangeran Harry Merasa Masih …

Darren Wennars | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: