Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Jiddan

Menebar Cinta Dengan Hikmah

Saya Takut TNI, Polisi dan Penjahat, Anda?

OPINI | 12 April 2013 | 18:36 Dibaca: 461   Komentar: 3   1

TNI dan POLRI sebenarnya memiliki potensi untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di negeri ini, jauh dari ketakutan dari berbagai kejahatan yang sekarang berani terang terangan. penjambretan, penodongan, perkosaan hingga perampokan bersenjata sangat terbuka, tampak tak ada yang ditakuti oleh mereka tak lain adalah TNI dan POLRI tidak difungsikan maksimal, mereka dibiarkan duduk di pos pos, atau latihan di hutan hutan padahal tugas  mereka di era damai seperti ini adalah menekan kejahatan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selain menjaga kedaulatan negara dari gangguan asing.

Saya tak habis fikir mengapa TNI hanya ditugaskan menjaga POS Koramil, yang sama sekali tidak berfungsi 100%, atau Pos Polisi yang petugasnya akhirnya justru berjoged dan bernyanyi India, atau Polisi polisi lalu lintas yang hanya melakukan tugasnya di jam sibuk atau tempat tertentu, tak ada Check Point antara kota atau mobil Polisi yang awas mengamati pengendara di jalan Tol yang sepi, dan ini adalah celah kelemahan yang kemudian dimanfaatkan penjahat melakukan kejahatannya.

Apa yang akan anda lakukan ketika  sebuah kejahatan terjadi  tepat berada di hidung anda, sedangkan tak ada orang lain di sekitar anda ,  menonton ? atau  segera menyingkir atau mungkin menjadi wonder woman dengan melakukan penyelamatan ? ya.. tepat anda seharusnya menyingkir dan menyelamatkan diri, kecuali anda yakin mampu menyelamatkannya jika tidak sama saja dengan mati konyol , lapor polisi ? anda yakin? anda mau menjadi saksi ? ribet ya ? sama saya juga ribet .

Saya dan anda memiliki persamaan pemikiran bahwa harusnya Polisi ada di sekitar tempat kejadian, harusnya polisi melakukan patroli 24 jam, harusnya.. ya sekedar harusnya sebab mereka ternyata nongkrong di cafe cafe bersama perempuan perempuan binal di pojok ruangan.

Sahabat Benang sudah terlanjur kusut, negara ini sudah kadung carut marut, saya juga akhirnya takut….. s takut berurusan dengan mereka….. berurusan dengan TNI, Polisi dan Penjahat..  anda ?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengupas Sisi Kemanusiaan Pasar Santa …

Olive Bendon | | 21 October 2014 | 05:56

Di Balik Pidato Jokowi: Stop Menuding Pihak …

Eddy Mesakh | | 21 October 2014 | 16:05

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Foto Gue Dicuri Lagi Bro, Gembok Foto Itu …

Kevinalegion | | 21 October 2014 | 07:41

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 4 jam lalu

Makna Potongan Tumpeng Presiden Jokowi bagi …

Kanis Wk | 6 jam lalu

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 7 jam lalu

Film Lucy Sebaiknya Dilarang! …

Ahmad Imam Satriya | 10 jam lalu

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Jangan Tantang Rambu Dilarang! …

Johanes Krisnomo | 7 jam lalu

Cita-citaku vs Realita …

Aisyah Nawangsari P... | 8 jam lalu

SBY Gemar Bikin Perppu …

Hendra Budiman | 8 jam lalu

Doktrin Maritim dan Perahu …

Eddy Boekoesoe | 8 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: