Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Rolas Jakson

Advokat dan pemerhati politik. Untuk konsultasi hukum gratis dapat menanyakan langsung melalui messages saya.

Ancaman Perang Korea Utara Terinspirasi Dari Fim Red Dawn ?

OPINI | 16 April 2013 | 18:27 Dibaca: 1164   Komentar: 0   0

Adanya nada ancaman bahwa Korea Utara akan menyerang Amerika Serikat dengan Nuklir, dipandang hanya sebagai gertakan belaka. Kenapa demikian ?  Pertama, jarak antara Korea Utara dengan Amerika Serikat itu tergolong cukup jauh sehingga membutuhkan rudal Nuklir yang berkekuatan besar. Kedua, Amerika Serikat memiliki teknologi yang cukup modern dibidang persenjataan.Tentu hal ini berbanding terbalik dengan teknologi persenjataan Korea Utara yangtelah berusia tua.

Namun, dalam film Red Dawn (2012), Amerika Serikat keok dihadapan agresor Korea Utara. Hal ini karena Korea Utara mempunyai senjata “baru” yang dapat memutus komunikasi di Amerika Serikat sehingga dengan gampang Amerika Serikat dapat dijajah oleh Korea Utara tanpa perlawanan yang berarti. Film tersebut juga menyuguhkan bagaimana rakyat Amarika Serikat berjuang secara gerilya menghadapi tentara Korea Utara.

Sinopsis singkat film Red Dawn (2012) diatas dapat memberikan gambaran betapa mengerikan bilamana Korea Utara benar-benar menyerang Amerika Serikat. Maka wajar Amerika Serikat menanggapi serius ancaman perang Korea Utara itu.

Apalagi, pimpinan Korea Utara saat sekarang ini Kim Jong Un merupakan pemimpin muda yang mempunyai misi tertentu untuk menunjukkan bahwa ia adalah pemimpin yang tidak kalah dari pendahulunya. Dengan demikian, maka Kim Jong Un disegani oleh rakyatnya.

Benar atau tidaknya ancaman Perang Korea Utara terinspirasi dari Film Red Dawn, tetapi ancaman Korea Utara tersebut setidaknya telah menganggu stabilitas regional, terutama Korea Selatan, Jepang, maupun China. Bahkan menurut pemberitaan, China mengadakan latihan militer khusus diperbatasan China-Korea Utara dalam  menanggapi ancaman tersebut.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Valentino Rossi Juara MotoGP Seri Argentina …

Yayat | 2 jam lalu

Sarjana Wanita Ditipu Lelaki Mengaku Pegawai …

Fey Down | 7 jam lalu

Hebat! PSSI Tetap Jalan Walau Sudah …

Abd. Ghofar Al Amin | 9 jam lalu

Matematika Beras …

Faisal Basri | 9 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: