Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Dinas Penerangan Koarmabar

Dinas Penerangan Koarmabar

Ceramah Pencerahan Cyber Warfare Perwira Koarmabar

REP | 18 April 2013 | 18:04 Dibaca: 192   Komentar: 0   0

WEB KOARMABAR

Jakarta , 18 januari 2013…….Seluruh Perwira yang bertugas di staf mako Koarmabar dan KRI jajaran Koamabar menerima ceramah tentang pencerahan Cyber Warfare dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pekembangan internet dan tehnologi informasi di gedungYos Sudarso Mako Koarmabar ,Jakarta, Kamis 18/4

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksmana Muda (Laksda ) TNI Arief Rudianto, S.E dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasarmabar Laksamana TNI M Atok Urrahman mengatakan laju perkembangan internet dan tehnologi informasi dewasa ini sangat membantu kehidupan kita sehari-hari terutama dalam proses pencarian data,tukar menukar informasi ,sarana hiburan dan traksaksi bisnis.

Namun dibalik kecanggihan tehnologi tersebut, kata Pangarmabar tersimpan ancaman bagi para penggunanya yaitu pencurian,penyadapan dan sabotase data informasi yang bersifat rahasia yang dapat merugikan dan kerusakan fatal bagi individu,intitusi maupun Negara.

Hal tersebut merupakan suatu ancaman bagi isntitusi pertahanan dan keamanan negara apabila informasi mengenai pertahanan negara disadap atau bocor yang kemudian dimanfaatkan untuk melemahkan negara atau menggagalkan sebuah operasi militer.

Lebih lanjut Pangarmabar mengatakan kegiatan ceramah kepada perwira koarmabar ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai cyber warfare dan diharapkan dapat memberikan wawasan bahwa tehnologi informasi yang berkembang saat ini memiliki tingkat kerawanan yang tingi.

Cyberwar dalam konteks militer merupakan dimensi ke-5 selain darat,laut, udara dan ruang angkasa, yang meliputi kegiatan spionase cyber dan sabotase cyber yaitu memanfaatkan computer beserta jaringannya untuk merusak ,mengganggu dan mengacaukan system yang telah ada dapat mengakibatkan gagalnya sebuah operasi militer.

Dalam pencerahan cyber warfare disampaikan oleh Laksamana pertama (Purn ) Iwan Kustiawan yang sehari-hari sebagai Dosen di Universitas Pertahanan Indonesia, secara garis besar menjelaskan tentang pemahaman terhadap tehnologi informasi dan komunikasi dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap ancaman dan serangan Cyber

Hal tersebut sebagai langkah awal dalam mewujudkan kekuatan dan kemampuan military cyber defense di lingkungan TNI AL khususnya para perwira yang bertugas di jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat.

Dalam pencerahan tersebut disampaikan secara garis besar perkembangan informasi berbasis internet dan bentuk-bentuk ancaman cyber yang dapat menimbulkan ancaman dan kerawanan dari pemanfaatan tehnologi informatika.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: