Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Rika Prasatya

i'm proud to be Indonesian

Semua Peraturan Negara Bertujuan untuk Melindungi (Rakyat) Indonesia

OPINI | 23 May 2013 | 10:15 Dibaca: 224   Komentar: 0   0

Rancangan undang-undang (RUU) terkait pertahanan dan keamanan nasional yang disiapkan pemerintah terus menuai kecurigaan. RUU tersebut, yakni RUU Keamanan Nasional (Kamnas), RUU Rahasia Negara, RUU Komponen Cadangan atau tentang wajib militer, dan RUU Disiplin Militer. Direktur Program Imparsial Al Araf, menganggap keempat RUU tersebut digunakan untuk mempertahankan kekuasaan para penguasa. Keempat RUU tersebut juga dianggap sangat kental dengan unsur pendekatan militer, yang akan digunakan dalam memayungi Pilpres 2014, yang identik dengan kekacauan.

Selain itu, keempat RUU tersebut dinilai akan dijadikan alat untuk memenangkan calon-calon militer dari kelompok tertentu, yang akan menghambat kebebasan pers dan upaya pengungkapan kasus-kasus korupsi di Indonesia.

Pada dasarnya, semua peraturan yang dibuat oleh pemerintah bertujuan untuk mengamankan bangsa dan negara, tidak ada peraturan yang bertujuan untuk melemahkan negara dan rakyatnya. Hanya saja, mungkin sosialisasi isi peraturan (RUU) tersebut yang belum dilakukan dengan baik sehingga masyarakat menilainya dari sudut pandangnya masing-masing. Jika keempat RUU tersebut dikatakan bertujuan melanggengkan kekuasaan, menghambat pengungkapan korupsi dan kebebasan pers, sepertinya tidak benar. Suatu peraturan dibuat karena negara memang memerlukannya.

Dalam mengkaji suatu peraturan, ada baiknya jika kita menimbang dari sisi positif dan negatifnya. Jika kita memang tidak melakukan perbuatan yang negatif, seharusnya kita tidak perlu takut dengan adanya RUU tersebut. Sekarang yang diperlukan adalah dukungan terhadap pemerintah, bukannya upaya-upaya untuk menjatuhkan pemerintah. Sekalipun oknum-oknum dalam pemerintah itu ada yang bertindak tidak benar, bukan berarti pemerintah tidak menjaga dan melindungi keamanan dan kesejahteraan rakyatnya. Justru disinilah tugas warga negara membantu pemerintah dalam menegakkan keadilan dan mendukung setiap langkah pemerintah.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | | 25 October 2014 | 14:51

Kompasiana Nangkring Special di Balikpapan …

Bambang Herlandi | | 25 October 2014 | 13:44

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 16 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 17 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Ngomong:”Mulutmu …

Wahyu Hidayanto | 7 jam lalu

MEA 2015; Bahaya Besar bagi Indonesia …

Choerunnisa Rumaria | 7 jam lalu

Bersenang-Senang dengan Buku …

Mauliah Mulkin | 7 jam lalu

Kematian Pengidap HIV/AIDS di Kota Depok …

Syaiful W. Harahap | 8 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: