Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Ruslan Karim

Jadilah diri sendiri, percaya diri, jangan takut untuk mencoba serta menulis agar menjadi luar biasa....!

[Aksi Preman Politik di Aceh] ‘Sutradara’ Utama Pembunuh Cekgu Terungkap

REP | 31 May 2013 | 22:51 Dibaca: 787   Komentar: 2   0

Setelah sekian lama menjadi tanda tanya publik, kini motif pembunuhan yang menimpa T. Muhammad alias cekgu mulai terungkap. Titik terang siapa yang menjadi ‘sutradara’ penyusun skenario aksi koboi yang menjadikan Cekgu sebagai target diungkapkan oleh para tersangka yang mengeksekusi Cekgu dalam rekonstruksi ulang pembunuhan yang mereka lakukan terhadap Cekgu yang digelar di halaman Mapolres Pidie, Jumat siang, 31 Mei 2013. Pada rekonstruksi ini, polisi menghadirkan tiga tersangka yaitu, Munir, Khairul dan Bustab. (atjehlink.com)

13700153651733850099

Para Tersangka Pembunuh Cekgu Sedang Merekonstruksi Aksi

‘Sutradara’ yang dimaksudkan oleh tersangka adalah Tgk. Ilyas, Anggota DPRK Pidie yang berasal dari Partai Aceh. Dalam keterangannya, para tersangka mengatakan bahwa mereka diminta oleh Ilyas untuk menghabisi Cekgu karena telah menghina petinggi partai Aceh yang berasal dari Keumala (Pidie) yang berinisial ZS (Zakaria Saman). ‘’ZS telah serakah karena semua proyek diborong sama dia,” ungkap Bustab menirukan kembali ucapan Ilyas.

Kini terungkap sudah motif utama pembunuhan yang telah mengakhiri hidup Cekgu. Sebelumnya, motif yang disebut di media-media lokal bahwa pembunhan terhadap Cekgu oleh para tersangka disebabkan persoalan ‘’narkoba”. Kapolres Pidie, AKBP Dumadi, melalui Kasat Reskrim, AKP Raja Gunawan, mengakui motif pembunuhan tersebut bukan karena narkoba melainkan sakit hati.

Untuk menindaklanjuti keterangan yang diberikan oleh para tersangka, Ilyas telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bersama dengan dua nama lainnya, yaitu Bang Sen dan Jupri. Kinerja yang diperlihatkan oleh Kepolisian wilayah Kabupaten Pidie patut diberi apresiasi. Karena dalam waktu yang tidak begitu lama pasca pembunuhan terhadap Cekgu, Kepolisian telah berhasil menangkap para tersangka. Keseriusan polisi dalam mengungkap kasus yang kental bermuatan politis ini telah menjawab keraguan publik di Aceh yang selama ini banyak kasus premanisme politik yang terjadi tapi tidak diketahui siapa pelaku sebenarnya dari semua rentetan peristiwa tersebut.

Aksi preman-preman politik seperti yang telah menimpa Cekgu memang harus cepat ditindaklanjuti oleh pihak aparat Kepolisian. Sebab telah menimbulkan korban jiwa dan kekhawatiran dalam masayarakat Aceh. Aksi premanisme politik memang harus segera diakhiri agar tak menjadi ‘’duri dalam daging” yang membuat kedamaian di Aceh terusik.

Ruslan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fort Marlborough dan Tugu Thomas Parr, Saksi …

Sam Leinad | | 21 April 2014 | 12:34

Dekati ARB, Mahfud MD Ambisius Atau …

Anjo Hadi | | 21 April 2014 | 09:03

Menjadi Sahabat Istimewa bagi Pasangan Kita …

Cahyadi Takariawan | | 21 April 2014 | 07:06

Bicara Tentang Orang Pendiam dan Bukan …

Putri Ratnaiskana P... | | 21 April 2014 | 10:34

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Demonstrasi KM ITB: Otokritik untuk …

Hendra Wardhana | 7 jam lalu

Bagaimana Rasanya Bersuamikan Bule? …

Julia Maria Van Tie... | 12 jam lalu

PDIP dan Pendukung Jokowi, Jangan Euforia …

Ethan Hunt | 13 jam lalu

Akuisisi BTN, Proyek Politik dalam Rangka …

Akhmad Syaikhu | 14 jam lalu

Jokowi-JK, Ical-Mahfudz, Probowo-…? …

Syarif | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: