Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Ruslan Karim

Jadilah diri sendiri, percaya diri, jangan takut untuk mencoba serta menulis agar menjadi luar biasa....!

[Aksi Preman Politik di Aceh] ‘Sutradara’ Utama Pembunuh Cekgu Terungkap

REP | 31 May 2013 | 22:51 Dibaca: 794   Komentar: 2   0

Setelah sekian lama menjadi tanda tanya publik, kini motif pembunuhan yang menimpa T. Muhammad alias cekgu mulai terungkap. Titik terang siapa yang menjadi ‘sutradara’ penyusun skenario aksi koboi yang menjadikan Cekgu sebagai target diungkapkan oleh para tersangka yang mengeksekusi Cekgu dalam rekonstruksi ulang pembunuhan yang mereka lakukan terhadap Cekgu yang digelar di halaman Mapolres Pidie, Jumat siang, 31 Mei 2013. Pada rekonstruksi ini, polisi menghadirkan tiga tersangka yaitu, Munir, Khairul dan Bustab. (atjehlink.com)

13700153651733850099

Para Tersangka Pembunuh Cekgu Sedang Merekonstruksi Aksi

‘Sutradara’ yang dimaksudkan oleh tersangka adalah Tgk. Ilyas, Anggota DPRK Pidie yang berasal dari Partai Aceh. Dalam keterangannya, para tersangka mengatakan bahwa mereka diminta oleh Ilyas untuk menghabisi Cekgu karena telah menghina petinggi partai Aceh yang berasal dari Keumala (Pidie) yang berinisial ZS (Zakaria Saman). ‘’ZS telah serakah karena semua proyek diborong sama dia,” ungkap Bustab menirukan kembali ucapan Ilyas.

Kini terungkap sudah motif utama pembunuhan yang telah mengakhiri hidup Cekgu. Sebelumnya, motif yang disebut di media-media lokal bahwa pembunhan terhadap Cekgu oleh para tersangka disebabkan persoalan ‘’narkoba”. Kapolres Pidie, AKBP Dumadi, melalui Kasat Reskrim, AKP Raja Gunawan, mengakui motif pembunuhan tersebut bukan karena narkoba melainkan sakit hati.

Untuk menindaklanjuti keterangan yang diberikan oleh para tersangka, Ilyas telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bersama dengan dua nama lainnya, yaitu Bang Sen dan Jupri. Kinerja yang diperlihatkan oleh Kepolisian wilayah Kabupaten Pidie patut diberi apresiasi. Karena dalam waktu yang tidak begitu lama pasca pembunuhan terhadap Cekgu, Kepolisian telah berhasil menangkap para tersangka. Keseriusan polisi dalam mengungkap kasus yang kental bermuatan politis ini telah menjawab keraguan publik di Aceh yang selama ini banyak kasus premanisme politik yang terjadi tapi tidak diketahui siapa pelaku sebenarnya dari semua rentetan peristiwa tersebut.

Aksi preman-preman politik seperti yang telah menimpa Cekgu memang harus cepat ditindaklanjuti oleh pihak aparat Kepolisian. Sebab telah menimbulkan korban jiwa dan kekhawatiran dalam masayarakat Aceh. Aksi premanisme politik memang harus segera diakhiri agar tak menjadi ‘’duri dalam daging” yang membuat kedamaian di Aceh terusik.

Ruslan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Naik Mule di Grand Canyon …

Bonekpalsu | | 26 July 2014 | 08:46

Mudik Menyenangkan bersama Keluarga …

Cahyadi Takariawan | | 26 July 2014 | 06:56

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

ASI sebagai Suplemen Tambahan Para Body …

Andi Firmansyah | | 26 July 2014 | 08:20

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Gaya Menjual ala Jokowi …

Abeka | 7 jam lalu

Jenderal Politisi? …

Hendi Setiawan | 7 jam lalu

Tuduhan Kecurangan Pilpres dan Konsekuensi …

Amirsyah | 7 jam lalu

Gugatan Prabowo-Hatta Tak Akan Jadi Apa-apa …

Badridduja Badriddu... | 8 jam lalu

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: