Back to Kompasiana
Artikel

Hankam

Rauda Aspal Buton

Seorang musafir yang sedang melakukan perjalanan jauh, mencari sesuatu untuk dibawa pulang kembali. Selama perjalanan selengkapnya

MEWASPADAI KONSPIRASI HILANGNYA PESAWAT MALAYSIA AIR LINES

OPINI | 20 March 2014 | 20:49 Dibaca: 1181   Komentar: 1   0

13962527621614802741

Pesawat Malaysia Air Lines hilang tidak ketahuan di mana rimbanya. Ada yang bilang didaratkan dipangkalan militer Amerika di Pasifik, tenggelam di laut China Selatan, diparkir diam-diam di bandara Wakatobi, dibajak oleh Al-Qaeda, sampai meledak di ketinggian 10 KM. Ketidaktahuan ini bagai bola liar. Semakin menjadi dengan munculnya tuduhan Malaysia bahwa Indonesia bersekongkol dengan Amerika menyembunyikan data terkait detik-detik terakhir terpantaunya pesawat naas tersebut sebelum hilang dari pantauan radar sama sekali. Dari arah tuduhan bahwa Al-Qaedah menjadi pihak yang paling mungkin membajak pesawat tersebut dengan indikasi adanya dua penumpang gelap yang dicurigai menggunakan paspor palsu yang dinyatakan hilang di Filiphina setahun silam.

Ada apa dengan semua ini. Bagaimana bisa pada zaman se-modern ini, satelit mata-mata bertebaran di mana-mana, sehingga seseorang yang belum mencukur kumisnya sekalipun dapat diketahui, tidak dapat mengetahui keberadaan burung besi raksasa ini. Apakah kita sedang kembali menyaksikan sandiwara sebagaimana peristiwa WTC, terbakarnya sebagian gedung Pentagon, hingga tragedi Boston Marathon?. Jika dugaan saya tidak keliru, skenario besar sedang berjalan. Dan kejadian ini hanyalah pemantik untuk mendapatkan legitimasi. Sesungguhnya, saya tidak bisa menyembunyikan keraguan saya akan hal ini.

Baca Juga Artikel Terkait

Siapakah Presiden Boneka Sesungguhnya?

Benarkah Elektabilitas Jokowi Hanya 0% ?

Pengalamanku Menjadi Seorang Pembunuh Untuk Pertama Kalinya

Rahasia Di Balik Pro Kontra Pencalonan Jokowi Sebagai Presiden

Presiden Di Mata Orang Laut

Kekhawatiran Atas Datangnya Richard C. Adkerson

Takut Kepada Preman

Eror

Ilmu Kebal

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Dua Pustakawan Berprestasi Terbaik …

Gapey Sandy | | 30 October 2014 | 17:18

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Paling Tidak Inilah Kenapa Orangutan …

Petrus Kanisius | | 30 October 2014 | 14:40

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 10 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 13 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 13 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 7 jam lalu

Si Jangkung Tokyo Sky Tree …

Firanza Fadilla | 8 jam lalu

Pompadour …

Yulian Muhammad | 8 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 8 jam lalu

Luka …

Ukonpurkonudin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: